Monday, June 5, 2017

Heboh, Fakta Di Balik Pemakaman Yana Zein

Pemberitaan tentang kematian artis sinetron senior Yana Zein pekan ini mengundang kehebohan dan perhatian publik. Sebelum tutup usia, Yana melewati perjuangan panjang melawan kanker payudara yang dideritanya. Setelah pihak rumah sakit mengumumkan kematian ibu dari dua anak gadis ini (1/6/2017), jenazah Yana dimakamkan secara Islam di TPM Bulak Lebar, Cinere, Depok, Jawa Barat (2/6/2017). Setelah dimakamkan, ada beberapa fakta menarik di balik pemakaman Yana Zein ini, berikut ulasannya.
Heboh, Fakta Di Balik Pemakaman Yana Zein
Suasana Pemakaman Mendiang Yana Zein (Foto: tribunnews.com)
Rencana awal, keluarga akan memakamkan Yana secara Kristen. 

"KTP-nya (Yana Zein) aja Kristen. Kalau saya mau dikuburkan dengan Kristen. Agama semua sama, saya kira Yana berhak memilih. Yana ada tantatangan sendiri kalau dia jadi Kristen" tandas Swetlana.

Namun, rencana itu berubah setelah ayahanda dari almarhumah, Nurzaman Zein hadir dan bersikeras memakamkan anaknya secara islami. 

"Jadi, saya ke sini baru datang dari Sumatera dan niat saya adalah mengembalikan akidah anak saya kembali ke Islam. Saya mau memakamkan anak saya secara Islam supaya dia masuk surga" jelas Nurzaman.

Setelah perdebatan yang cukup alot, akhirnya keluarga bersepakat memakamkan Yana Zein secara Islam. Jenazah Yana yang sudah rapih di dalam peti jenazah pun lantas dimandikan dan dikafani sesuai dengan anjuran agama Islam. Setelah itu, Yana Zein disalatkan di masjid kawasan Cinere, Depok sebelum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum terdekat dari masjid tersebut. 

Baca juga: Menguak Fakta, Sensasi dan Pesan Setelah Kepergian Julia Perez

Sahabat Yana Zein yang juga hadir di rumah duka, Ayu Azhari tak ingin banyak berkomentar tentang kisruh prosesi pemakaman Yana Zein yang terjadi di keluarganya. Namun menurutnya, Yana Zein memang sejak kecil adalah seorang muslim.

"Dari kecil tuh sama kayak saya, seorang muslimah" ucap Ayu Azhari di rumah duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).

Ayu pun bersyukur perdebatan yang sempat terjadi antara pihak keluarga akhirnya bisa diselesaikan, kerena menurutnya Yana Zein adalah seorang sahabat yang baik dan sangat menghargai keyakinan orang lain.

"Menurut saya Yana itu orang yang sangat menghargai orang dalam agama lain. Dia nggak suka berargumen soal politik, apalagi agama. Yana itu tidak mau secara dalam berargumen soal itu, dia selalu menghindar. Yang saya tahu kepada almarhumah itu taat kepada ibunya, kepada bapaknya. Taat kepada orangtuanya" ungkapnya.

Selain itu, hadir pula sahabat mendiang yang lain, Andi Soraya. Andi Soraya mengaku bersyukur sahabatnya dimakamkan secara Islam. Ia mengungkapkan ucapan terimakasihnya kepada ayahanda Yana Zein, Nurzaman Zein yang menurutnya datang di waktu yang tepat.

“Terimakasih om Nurzaman Zein Ayahanda Yana Zein yang sudah menyelamat kan Yana. Karena memang terakhir yang kami tau tidak lama sebelum Yana berpulang, Yana masih mengucapkan 2 kalimat syahadat, Sehingga kami juga bingung kalau Yana berada di rumah duka.”tulis Andi Soraya di akun instagram miliknya (2/6/2017).

Andi Soraya mengungkap kenyataan tersebut lantaran berharap dengan apa yang diutarakannya, masyarakat tidak lagi bingung dan mempersoalkan kehadiran ayah Yana Zein yang tiba-tiba hanya untuk meminta Yana Zein dimakamkan secara islam.

“Sekali lagi kami bersyukur om masih memegang teguh pertanggung jawaban Dunia akhirat kpd Allah SWT atas anak om sahabat ku Yana Zein. Maaf semoga ini tdk menyinggung pihak-pihak lain maupun agama apapun. Semoga ini dapat menjawab pertanyaan dan kebingungan teman-teman natizenku" Tambahnya.

Meninggalnya Yana Zein menyimpan duka mendalam dari banyak pihak, apalagi mendiang Yana Zein meninggalkan dua orang putri remaja yang masih belia, Aurelia Callista Carilla dan Alika Pandora Salvine.

Sisi Lain

Ada sisi lain yang menarik di balik pemakaman Yana Zein. Laman gemarakyat.id mengulas kaitan prosesi pemakaman Yana Zein Rumah yang gaduh akibat perselisihan Sang ibu dan ayah Yana sebelum pemakaman di atas. Menurut laman tersebut, pemakaman Yana Zein ini menjawab tulisan 'warisan' Afi Nihayah Faradisa.

Baca juga: Facebook Lumpuhkan Akun Afi Nihaya Faradisa Karena 'Warisan'?

Dijelaskan bahwa kisah pilu ini membuktikan bahwa agama bukanlah warisan. Keimanan seorang manusia tidak diturunkan otomatis dari ayah dan ibunya. Jika memang warisan, Yana  Zein pasti beragama Islam dan tak perlu ada kericuhan saat akan dimakamkan. 

"Bagi orang beriman, tulisan Afi dan kematian Yana Zein yang terjadi saat bersamaan harus dilihat dalam kacamata keimanan. Bahwa inilah campur tangan Allah swt untuk memberi bukti tidak ada "agama warisan". Dan jika masih ada di antara kita yang membenarkan tulisan Afi meski Allah swt sudah "membantahnya" melalui kematian Yana Zein, saya tak tahu dengan cara apalagi Dia harus memberi petunjukNya" Erwyn Kurniawan dalam laman wajada.net (3/6/2017).

Di luar dari fakta-fakta lain yang diberitakan oleh media, kita sebagai manusia menjadi penting untuk menjadikan setiap peristiwa kematian sebagai pelajaran serta jalan mengingat Sang Pencipta serta hari pembalasan. Berkenaan dengan tanggapan anda tentang kejadian di atas, silahkan menuliskannnya di kolom komentar.

Sumber: bintang.com
Load disqus comments

0 komentar