Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Thursday, July 6, 2017

Insiden Penamparan Petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado Disorot Media Asing

Insiden penamparan petugas Aviation Security (Avsec) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado (5/7/2017) viral di media sosial. Selain itu, kejadian ini juga menjadi sorotan dari berbagai media, termasuk beberapa media asing.
Insiden Penamparan Petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado Disorot Media Asing
Penamparan yang dilakukan oleh seorang wanita berinisial JW ini disebabkan oleh hal sepeleh. Wanita yang mengaku istri pejabat di Indonesia ini secara arogan menampar petugas keamanan dengan alasan yang sangat sepele. JW tidak terima saat petugas memintanya untuk melepaskan jam tangan di Security Check Point (SCP) 2.

Baca juga: Setelah Viral, Wanita Nyaris Bugil Di Jakarta Akhirnya Ditangkap Polisi

Pasca insiden ini, petugas Avsec Bandara Sam Ratulangi Manado, EW (21) dan rekannya AM yang menjadi korban penamparan telah melaporkan hal ini kepada polisi.
"Semua yang saya lakukan sudah sesuai aturan demi keselamatan penerbangan," ucap EW (6/7/2017).
Sorotan Media

Kejadian yang direkam melalui video amatir dari sebuah ponsel di atas pun jadi viral hingga menjadi sorotan media asing. Media Coconuts milik Filipina misalnya. Media ini menyebutkan bahwa penamparan kepada pihak bandara ini dilakukan oleh istri seorang jenderal.
"Istri seorang jenderal merasa bahwa dirinya lebih tinggi daripada hukum dan prosedur standar bandara," tulis media Coconuts.
Di Australia, media ABC News dalam tagline beritanya menyebutkan kejadian ini dalam tagline beritanya.
"Sebuah rekaman amatir wanita menampar petugas bandara menjadi viral," sebut ABC News.
Begitupun dalam News of Today yang mengambil video milik ABC News. Mereka juga memberikan keterangan tentang apa yang terjadi dalam video tersebut.
"Seorang perempuan menyerang petugas keamanan bandara setelah diminta untuk melepas jam tangan dan meletakkannya ke mesin X-Ray" jelas laman News of Today.
Tulisan yang sama pun diungkapkan oleh News Locker yang merupakan situs yang dikenal rutin menyuguhkan berita-berita viral dari dunia.

Aturan Melepas Jam Tangan Di Bandara

Aturan melepas jam tangan saat berada di Security Check Point di sebuah bandara memang menjadi aturan yang harus ditepati penumpang. Berdasarkan Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Tahun 2010, tata cara keamanan penumpang, personel pesawat udara, dan barang bawaan yang diangkut harus melalui dua security check point. Penumpang harus melakukan pemeriksaan sebelum melakukan check-in dan sesaat sebelum melakukan boarding.

Setiap penumpang, personel udara, dan orang perorangan wajib melepas jaket, ikat pinggang, jam tangan, dan mengeluarkan semua barang yang mengandung unsur logam dan meletakkan ke dalam wadah (tray) yang disediakan dan diperiksa melalui mesin X-ray.
Dalam lama hews.detik.com, pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan bahwa peraturan ini ada dalam surat edaran tertulis yaitu melalui Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan Nomor 127 Tahun 2015 terkait dengan program keamanan penerbangan nasional.
"Ada dalam surat edaran berikutnya, sebetulnya kan itu cukup jelas. Jadi masalah jam yang secara tertulis ada, itu hanya penegasan, bahwa untuk melaksanakan itu semua dicopot, termasuk jam tangan juga," jelas Alvin (6/7/2017)
Melihat perilaku wanita yang tidak mematuhi aturan dan menampar petugas bandara di atas, bagimana menurut anda?. Silahkan berkomentar di kolom komentar.

Read more

Monday, June 19, 2017

Google Doodle Rayakan Mudik Lebaran Hari Ini

Google Doodle rayakan musim mudik Lebaran 2017 hari ini (19/06/2017) dengan menampilkan ikon dari tradisi mudik lebaran. Google Doodle ini adalah logo-logo atau illustrasi khas buatan perusahaan mesin pencari Google yang dimodifikasi sedemikian rupa dan ditampilkan pada saat ada peringatan atau event tertentu pada setiap negara yang support Google. Sudah sejaklama koleksi google doodle yang dimiliki Google sendiri mulai diadakan. 
Google Doodle Rayakan Mudik Lebaran Hari Ini
Memang, mudik lebaran sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat Indonesia di tiap tahunnya. Maklum saja, setiap orang Indonesia yang beragama Islam sangat mengidam-idamkan berkumpul dengan orang-orang tercinta khususnya keluarga di kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri. Melihat tradisi yang dilakoni oleh mayoritas masyarakat di negara Muslim terbesar di dunia ini, Google pun ikut merayakannya tahun ini dengan menayangkan doodle mudik lebaran yang tayang (19/6/2017).

Tampilan Google Doodle kali ini begitu unik dan pastinya menyentuh sekaligus mengingatkan masyarakat yang mungkin sedang atau masih dalam rencana mudik. Dalam google Doodle tersebut, google menampilkan satu keluarga yang melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil dan di bagian atap mobil terlihat beragam ukuran kotak yang ditumpuk bertuliskan "Google". Sungguh pemandangan yang 'Indonesia banget'.

Tidak hanya itu saja, di sebelah illustrasi mobil tampak pula seorang pengendara motor lengkap dengan barang-barang yang ditumpuk di belakangnya. Jelas itu semua adalah gambar orang yang sedang mudik, walau tak harus dijelaskan lebih panjang. Selain itu, kita juga dapat melihat beberapa kendaraan seperti bus, bajaj, dan kereta api yang turut meramaikan perjalanan mudik di google doodle tahun ini.

"Doodle hari ini menandakan dimulainya titik awal puncak arus mudik, sebuah tradisi tahunan di Indonesia," tulis Google tentang doodle itu.

Lanjut dari pada itu, Google juga menuliskan bahwa pemudik melakukan perjalanan ke kampung halaman, baik menggunakan kendaraan pribadi, bus, sepeda motor dan kereta. Oleh karena itu, penggunaan listrik di Jakarta diperkirakan akan menurun hingga 70 persen saat mudik. Google pun tidak lupa mengingatkan dan berharap para pemudik menjaga keselamatan dalam perjalanan.

Seperti google, kami pun mengingatkan saudara-saudara kaum muslimin untuk senantiasa berhati-hati saat perjalanan mudik tahun ini. Semoga sampai di kampung halaman dengan selamat dan bisa merayakan hari raya idul fitri dengan penuh suka cita.
Read more

Friday, June 16, 2017

Segera Dibentuk, Negara Antariksa Pertama Bernama Asgardia

Segera dibentuk Negara antariksa pertama bernama Asgardia. Sejak diumumkan oleh sekelompok miliuner Rusia dan ilmuwan di Paris, Prancis, Oktober tahun 2016 lalu, antusiasme yang tinggi itu menuntut pengelola Asgardia mengubah konstitusi seleksi warga. Hingga kini, sudah ada setengah juta penduduk bumi yang mendaftar menjadi warga negara antariksa itu.

Tim Asgardia sudah hampir selesai memverifikasi 200 ribu lebih calon warga negara mereka yang datang dari sekitar 200 negara. Calon warna negara Asgardia yang lolos verifikasi nanti akhirnya bisa mengantongi Sertifikat Asgardia. Tiap Asgardian, sebutan bagi warga negara, nantinya juga diminta memberikan suaranya untuk perumusan dasar konstitusi negara antariksa pertama itu.
Segera Dibentuk, Negara Antariksa Pertama Bernama Asgardia
Rancangan Negara Asgardia (Foto: asgardia)
Dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi itu, pengelola Asgardia kini lebih ketat dan selektif dalam memilih warga negara mereka. Asgardia tidak akan menetapkan seseorang menjadi warga negara jika tidak memberikan informasi data diri, juga menolak warga negara non-manusia semisal robot dan hewan.

Para pemimpin proyek Asgardia sempat membahas tempat tinggal futuristik yang dapat menampung 150 juta jiwa dalam sebuah konferensi pers di Paris Prancis pada Oktober 2016 lalu. Rencananya, satelit pertama Asgardia akan diluncurkan pada tahun ini, dan merupakan awal dari sebuah proyek jangka panjang.

Latar Belakang Serta Misi Asgardia

Seperti yang dituliskan sebelumnya, nama negara pertama yang akan dibentuk di luar angkasa ini bernama Asgardia. Adapun latar belakang nama Asgardia diambil dari nama rumah para dewa Nors, Asgard. Menurut kepala tim dan pencetus konsep Asgardia, Igor Ashurbeyli, misi Asgardia adalah menjadi lokasi yang demokratis.
"Tiap individu dapat mengembangkan teknologi luar angkasa temuan mereka di sini," ujarnya, seperti dilansir laman asgardia.space.
Ashurbeyli mengatakan pesawat induk Asgardia akan terbang di bawah ataupun di luar orbit bumi. Untuk menjadikan negara-bangsa ruang angkasa ini diakui, dia dan tim setidaknya membutuhkan puluhan ribu warga sebelum mereka mendaftarkan diri sebagai sebuah negara ke Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Baca juga: Lucunya 'Rumah Abu Nawas' Di Kalimantan Selatan

Untuk itu, saat ini warga dunia sudah dapat melamar untuk menjadi satu dari 100 ribu warga pertama melalui laman situs web asgardia.space. Setiap warga yang terpilih ini harus memenuhi semua persyaratan untuk menjadi warga bangsa Asgardia, salah satunya harus berasal dari negara yang memperbolehkan memiliki status dwi-kewarganegaraan.

Asyubeli berharap 2 persen dari populasi umur produktif dan kreatif di bumi (sekitar 150 juta) dapat bergabung menjadi warga Asgardia. Dan, status warga negara akan diberikan kepada siapa pun yang mengembangkan dan berinvestasi dalam teknologi antariksa.
"Asgardia merupakan refleksi cermin dari bumi di ruang angkasa tanpa batas. Tak ada kendala agama dan batas negara, sebagai individu yang independen, bukan mewakili negara," ucap Ashurbeyli.
Ram Jakhu, Direktur Institut Hukum Udara dan Ruang Angkasa Universitas McGill di Montreal, Kanada, sekaligus tim ahli hukum Asgardia mengatakan bahwa harus ada empat elemen agar Asgardia diakui PBB sebagai negara. Keempat elemen tersebut adalah para penghuni, sistem pemerintahan, infrastruktur pesawat induk ruang angkasanya sebagai fungsi negara, serta pengakuan negara-negara anggota PBB.
"Visi Asgardia sangat jelas: pertama, membantu melindungi bumi dari serangan ruang angkasa ataupun asteroid. Kedua, membuka akses ke negara yang tak memiliki infrastruktur untuk dapat pergi ke antariksa," kata Jakhu. 
Sementara itu, Joseph Pelton, direktur emeritus Badan Penelitian Ruang Angkasa dan Sistem Komunikasi Lanjutan Universitas George Washington sekaligus anggota tim proyek Asgardia mengatakan negara antariksa Asgardia juga akan melindungi bumi dari asteroid dan debu antariksa.
"Bumi membutuhkan pesawat ruang angkasa yang besar untuk pertahanan dari semua hal tersebut" ujar Pelton.
Dengan membaca keterangan dari para ahli dan pencetus negara Asgardia di atas, kita mungkin masih menganggap itu semua hanya buaian imaginasi. Namun, bukan tidak mungkin hal itu bisa terwujud suatu saat seiring perkembangan teknologi yang mutakhir.

Read more

Friday, June 9, 2017

Penemuan Terbaru, Layar Smartphone Anti Retak

Smartphone saat ini seolah menjadi 'saudara kembar' atau kebutuhan primer bagi setiap orang di era digital. Bahkan tidak sedikit orang menjadikan smartphonenya sebagai barang kesayangan. Hampir setiap pemilik smartphone pun merasakan hal yang sama, jika melihat smartphone kesangannya itu terjatuh dan rusak. Salah satu kejadian yang sering terjadi adalah layar pecah atau retak. Saat ini, bagian layar adalah salah satu kelemahan desain utama smartphone. Layar ini lebih banyak dibuat dari bahan atau materi yang mudah retak, terutama dari silikon. Selain mudah pecah, material ini juga cukup mahal. Hal inilah yang membuat para ahli berpikir untuk menemukan material yang lebih baik untuk layar smartphone ini. Namun jangan khawatir, pasalnya kini ada penemuan terbaru yaitu layar smartphone anti retak.

Penemuan Terbaru, Layar Smartphone Anti Retak
Sebuah penelitian kolaborasi antara ilmuwan di Queen's University Belfast, Sanford University, University of California, Berkeley, California State University, dan National Institute for Materials Science di Jepang telah menemukan jawaban untuk masalah ini. Hasil karya yang dipublikasikan di jurnal ACS Nano ini suatu saat akan menghilangkan masalah layar retak di smartphone kesayangan anda.

Claudia Ojeda-Aristizabal dari California State University, Long Beach, salah satu peneliti yang berpartisipasi dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa material layar smartphone terbaru yang saat ini bisa dikembangkan ini dibuat dengan layering hexagonal boron nitride (h-BN), graphene, dan C60, yang juga dikenal sebagai Buckminsterfullerene, atau "Bola-Bucky", karena kemiripannya dengan struktur kubah geodesik milik arsitek Buckminster Fuller. Material baru yang sedang dikembangkan ini selain tahan retak juga hemat energi serta konduktor listrik yang cepat. Hal ini dikarenakan C60 di dalamnya, yang biasa digunakan pada sel surya. Bahan ini suatu saat akan membuat layar handphone anda sekaligus dapat digunakan sebagai alat untuk isi ulang daya baterai smartphone.

Baca juga: Harga iPhone Merah Terbaru Stabil, Sebagian Keuntungan Untuk Amal

Pembuatan material ini dimulai dari graphene, bentuk karbon 2D, jauh lebih kuat dari baja, meski tetap dengan ultra-ringan. Bahan ini juga sangat konduktif. HBN membantu elektron bergerak di antara graphene dan C60, bahan super konduktif lainnya. Saat bahan ini disusun berlapis satu sama lain, maka sifat ketiga bahan transparan ini bisa menyatu. Sifat konduktif dari C60 dan graphene, yang dibantu oleh hBN, menghantarkan listrik di layar bergerak sangat cepat. Itu, dikombinasikan dengan daya tahan graphene dan kemampuan pengisian solar C60. Hal inilah yang membuat ketiga bahan ini menjadi kombinasi ideal untuk sebuah layar ponsel.

Materi tersebut juga memiliki beberapa sifat yang mirip dengan silikon. Elton Santos dari Jurusan Matematika dan Fisika Queen's University mengatakan dalam sebuah pernyataan pers.

"Bahan ini berbahan kimia yang stabil, ringan, dan fleksibel" ungkap Elton Santos

Ojeda-Aristizabal menambahkan bahwa materi baru tersebut bisa menghasilkan banyak aplikasi selain layar smartphone, suatu saat kita akan melihat kaca depan rumah dan jendela kantor yang bertenaga surya.

Material ini tidak berarti tidak memiliki kekurangan. Seperti yang diketahui, graphene tidak memiliki "bandgap," yang berarti konduktivitas dan sinyal listriknya tidak dapat dinyalakan dan dimatikan. Tetapi, jika masalah itu terpecahkan, di masa depan tidak akan ada lagi orang yang akan meratapi ponsel kesayangannya yang retak.

Sumber: livescience.com
Read more

Sunday, May 21, 2017

Ternyata, Inilah Penyebab Valentino Rossi Gagal Finish di Atas Sirkuit Le Mans

Seri kelima MotoGP di sirkuit Le mans Perancis (21/5/2017) menyajikan pertarungan sengit bagi para punggawa MotoGP sekaligus menjadi drama paling menyedihkan bagi fans Rossi di Musim kali ini. Betapa tidak, mantan juara dunia ini gagal finish karena terjatuh di  terakhir. Inilah ulasan hasil balapan MotoGP dan penyebab Valentino Rossi gagal finish di atas Sirkuit Le Mans kali ini.

Rekan satu tim Rossi, Vinales berhasil mengangkat tropi setelah .melewati duel sengit dengan Rossi di lap-lap krusial. Memulai dari posisi pertama, Vinales sempat disusul Zarco di awal lomba. Vinales mengambil alih pimpinan lomba pada lap ketujuh, dan di lap ke-25, giliran Rossi yang menyalipnya. 

Ternyata, Inilah Penyebab Valentino Rossi Gagal Finish di Atas Sirkuit Le Mans
Pembalap dunia MotoGP Valentino Rossi terjatuh saat menjalani balap di sirkuit Le Mans (Foto: INT)
Namun nasib naas menimpa 'The Doctor', di lap terakhir ia kehilangan keseimbangan menikung kanan di tiga tikungan finish, kondisi ini membuatnya menggerakan badan sebagai reflek dan akhirnya terjatuh dan gagal finish.

Momen ini membuat peraih gelar juara dunia terbanyak di MotoGP ini tak mampu menahan tangisnya. Bukan karena jatuh, tapi sakit hati lantaran meratapi juara di depan mata hilang di tiga tikungan terakhir jelang finish. 

Bila diperhatikan dalam tayangan ulang via Youtube, Rossi terjatuh setelah tangan kanannya yang pegang gas dengan otomatis menarik gas lebih besar dan membuat roda belakangnya spin. Memang, Rossi berhasil membangunkan motor dari gravel, tapi mesin tidak bisa hidup lagi. Terlihat, kejadian ini membuatnya tak mampu menahan kesedihannya.

Kesalahan paling mendasar bagi Rossi adalah di last lap di tikungan sebelum dia jatuh motornya telah melebar akibat menunda pengereman. Dalam penjelasan di laman maniakmotor.com, rem sudah ditunda akan terjadi pengereman keras. Di saat, posisi motor sudah tepat di racing line ini membuat Rossi disalip oleh Vinales.

Alasan lain yang membuat Rossi terjatuh adalah alasan tekanan mental, antara membela juara atau cukup runner up. Hal ini terlihat ketika Rossi mampu memecahkan rekor fastest lap di empat lap sebelum finish. Tapi nasib berkata lain, ternyata fastest lapnya ditajamkan lagi oleh Vinales.

Dalam laman ridertua.com sebelum seri MotoGP di sirkuit Le Mans ini digelar, Rossi memang sempat angkat bicara soal kondisi Motor yang ditungganginya.

"Aturan ban sudah ditetapkan di MotoGP dan sulit untuk tidak setuju, walau tidak perlu menanggapi hal ini secara negatif, karena sebenarnya memang demikian  Dengan pemasok ban tunggal pabrikan berkewajiban untuk membangun motor sesuai dengan(karakter) ban tapi Michelin berperilaku berbeda dari trek ke trek dan ini mengubah keseimbangan motor" ungkap Rossi.

Read more

Saturday, May 20, 2017

Facebook Lumpuhkan Akun Afi Nihaya Faradisa Karena 'Warisan'?

Beberapa hari terakhir, tulisan inspiratif dan kritis milik remaja Afi Nihaya Faradisa jadi viral di dunia maya. Tulisan ini ditulis oleh Afi di akun Facebook-nya pada Senin (15/5/2017) lalu dengan judul 'Warisan'. Tulisan Afi ini berisi ajakan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga toleransi khususnya di media sosial yang rawan dengan perseteruan penggunanya. Selain itu, Afi juga mengajak seluruh rakyat Indonesa untuk menghayati Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan juga semboyan Bhinneka Tunggal Ika sehingga kehidupan toleransi beragama bisa tetap terjaga. Lalu, betulkah Facebook Lumpuhkan Akun Afi Nihaya Faradisa Karena 'Warisan'?
Facebook Lumpuhkan Akun Afi Nihaya Faradisa Karena 'Warisan'?
Afi Nihaya Faradisa (Foto: INT)
Melalui laman beberapa media nasional, Selasa (13/12), pemilik akun Afi Nihaya Faradisa ini bernama asli Asa Firda Inayah adalah siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi. Ia mengaku masih tidak percaya jika status-status di media sosial disebarkan oleh ribuan orang.

Akun Afi Nihaya Faradisa Ramai-ramai Dilaporkan Lalu Di-Suspend Oleh Facebook


Sesuai pantauan Kabartenar sampai tulisan ini diturunkan, tulisan 'Warisan' milik Afi ini telah dibanjiri 10.061 komentar dan 55.889 kali dibagikan. Selain itu, akun Afi Nihaya Faradisa ini telah diikuti oleh 390.096 followers. Sayangnya, 
akun Afi Nihaya faradisa ramai-ramai dilaporkan lalu di-suspend oleh facebook. Tulisan 'Warisan' yang menyejukkan tersebut sempat dilaporkan oleh beberapa orang secara bersamaan dan ditangguhkan oleh pihak Facebook selama hampir 24 jam. Kejadian ini diakui Afi melalui curhatannya yang lagi-lagi membuat pembacanya jatuh hati dengan pemikiran Afi.


Baca juga: Gilang Kazuya Shimura Tanggapi 'Warisan' Milik Afi Nihaya Faradisa


Saya ingin tahu apa kerugian yang saya timbulkan sampai-sampai banyak orang melaporkan akun saya secara bersamaan.

Pihak Facebook telah men-suspend/melumpuhkan akun saya selama hampir 24 jam, saat tulisan berjudul WARISAN sedang ramai-ramainya dibagikan.

Selama kurun waktu tersebut, akun saya menghilang. Saya sedih.

Di depan mata, upaya saya sejak lama tiba-tiba sirna. Saya merasa bahwa inilah akhirnya

Saya tidak menyangka, ternyata masih banyak orang yang menentang takdir Tuhan dengan meludahi perbedaan.

Saya bertanya-tanya,

Mengapa jika ego berbicara, gaungnya melebihi nurani kita yang sama-sama ciptaan-Nya?

Siang tadi, saat saya masih ada di balai kota, saat saya menjawab pertanyaan rekan media, ada gerimis dalam hati ini ketika menyaksikan beberapa teman dan followers FB sedang mencoba memviralkan hashtag #FACEBOOKbringbackAFI dengan harapan agar akun saya bisa segera pulih.

Padahal orang-orang itu tidak pernah bertemu secara langsung dengan saya, tapi mereka begitu peduli.

Mereka percaya pada niat baik dan kesungguhan saya dalam menebarkan kebermanfaatan.

Masih banyak orang yang mendukung kedamaian dalam diam.

Masih banyak orang yang menopang saya untuk berdiri, walau mereka 'sunyi'.

Peristiwa ini menguji saya pribadi.

Menguji apakah saya benar-benar bisa sebaik tulisan saya saat menghadapi persoalan sungguhan, sekaligus mengetahui mana teman yang bukan hanya datang saat senang.

Beribu terima kasih pada Anda semua.

Tanpa Anda, saya tidak akan bisa apa-apa.

Saya TIDAK memiliki akun lain di situs facebook kecuali www.facebook.com/afinihaya

Saya memiliki akun instagram di @afi.nihayafaradisa dan email afinihayafaradisa@gmail.com

Selain yang saya sebutkan di atas, semuanya palsu termasuk fanpage, website, twitter, dan lainnya.

Saya muslim dan saya cinta saudara-saudara lain agama.

Saya percaya bahwa saya bukanlah satu-satunya muslim yang menghargai perbedaan, mentoleransi keragaman yang adalah bagian dari kehendak Tuhan.

Masih ada banyak orang yang saya rasa perlu untuk membaca tulisan WARISAN.

Sayangnya, viralnya tulisan itu berusaha dihentikan oleh "berbagai pihak" selama beberapa waktu.

Maka, jika Anda berkenan, saya meminta dengan sangat agar Anda yang belum/sudah share untuk share tulisan itu lagi.


Inilah 'Warisan' Milik Afi Nihaya Faradisa

Lalu, apa isi tulisan yang membuat akunnya dilaporkan? 
Inilah 'Warisan' milik Afi Nihaya Faradisa itu:


Warisan

Kebetulan saya lahir di Indonesia dari pasangan muslim, maka saya beragama Islam. Seandainya saja saya lahir di Swedia atau Israel dari keluarga Kristen atau Yahudi, apakah ada jaminan bahwa hari ini saya memeluk Islam sebagai agama saya? Tidak.

Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan.

Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan.

Untungnya, saya belum pernah bersitegang dengan orang-orang yang memiliki warisan berbeda-beda karena saya tahu bahwa mereka juga tidak bisa memilih apa yang akan mereka terima sebagai warisan dari orangtua dan negara.

Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita.

Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.

Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar.

Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka.

Ternyata, teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya.

Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata.

Maka, Bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu.

Jalaluddin Rumi mengatakan, "Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu,
memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh."

Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya.

Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja "iman".

Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali mencoba jadi Tuhan.

Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.

Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, "Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya".

Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?

Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.

Tapi tidak, kan?

Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan?
Tidak!

Baca juga: Terungkap, 'Warisan' Afi Nihaya Faradisa Adalah Milik Mita Handayani

Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.

Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.

Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.

Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar '45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolok ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain.

Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.

Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.

Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.

Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir.

 
Inilah Penjelasan Tentang Penangguhan Sebuah Akun Facebook


Menanggapi penangguhan (Suspend) oleh pihak Facebook, 
inilah penjelasan akun Facebook YUDHI Internet Cafe & Game Center tentang alasan sebuah akun ditangguhkan:
  • Menggunakan Nama palsu
  • Posting terlalu banyak di Wall orang lain, atau di Wall Group atau bahkan di Wall sendiri
  • Friend (Teman) terlalu banyak
  • Poke yang berlebihan
  • Copy Paste
  • Terlalu banyak bergabung dengan Group
  • Menulis hal-hal berbau SARA, penghinaan, atau sikap permusuhan entah itu wall, status update, atau message.
Oleh karena itu, bagi kita pengguna Facebook harus bijak menggunakan Akun kita untuk tetap aman dari Suspend ini. Kita perlu membaca secara seksama Terms Facebook atau bertanya di Help Community. Menganai Akun Afi Nihaya Faradisa yang sempat ditangguhkan sementara, kemungkinan besar memang diakibatkan oleh banyaknya orang yang melaporkan ke pihak Facebook dengan menggunakan beberapa alasan di atas.

Read more

Friday, May 19, 2017

Harga iPhone Merah Terbaru Stabil, Sebagian Keuntungan Untuk Amal

Duo iPhone 7 dan iPhone 7 Plus RED Special Edition (iPhone Merah) diperkenalkan pada (Rabu, 22/3/2017) lalu. Edisi khusus ini tersedia di seluruh dunia sejak dua hari setelah diumumkan yaitu Jumat, 24 Maret 2017 dengan harga yang stabil. Produk yang sebagian keuntungan untuk amal ini mulai dikirimkan ke pelanggan pada akhir Maret di Amerika Serikat beserta lebih dari 40 negara dan wilayah, termasuk Australia, Belgia, Kanada, China, Prancis, Jerman, Hong Kong, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Rusia, Singapura, Korea Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Thailand, Inggris, dan Uni Emirat Arab, diikuti oleh negara lainnya separti Brazil, Chile, Kolombia, India, dan Turki pada April. Dan saat ini, perangkat edisi khusus tersebut sudah resmi masuk Indonesia lewat jaringan toko Erafone milik distributor Erajaya.

Harga Terbaru iPhone 7 Merah Masih Cukup Tinggi, Sebagian Keuntungan Untuk Tujuan Amal

Tim Cook sebagai CEO Apple menyatakan bahwa peluncuran iPhone edisi spesial ini merupakan penawaran produk RED terbesar sepanjang sejarah.

Peluncuran kedua produk itu juga memberi kesempatan bagi para konsumen untuk berkontribusi dalam Global Fund, suatu kemitraan swasta global untuk menarik dukungan dalam mencegah dan memperlakukan kasus HIV/AIDS.

"Sejak kerja sama kami dengan (RED) dimulai 10 tahun lalu, pelanggan kami telah memberi dampak yang signifikan dalam memerangi penyebaran AIDS melalui pembelian produk-produk kami, mulai dari iPod nano (Product) RED Special Edition hingga produk dan aksesoris Beats untuk iPhone, iPad, dan Apple Watch," ungkap Cook dalam laman resmi www.apple.com (Rabu, 22/3/2017) lalu.

CEO RED Deborah Dugan pun mengakui bahwa Apple merupakan perusahaan dengan donasi terbesar di dunia untuk Global Fund. Melalui kemitraan dengan (RED), kontribusi Apple mencapai angka US$130 juta lebih.

"Menggabungkan jangkauan global oleh smartphone yang paling populer di dunia ini dengan upaya kami untuk menyediakan akses terhadap obat-obatan ARV di wilayah gurun Sahara Afrika, pelanggan sekarang memiliki kesempatan yang luar biasa untuk membuat perbedaan dan berkontribusi terhadap Global Fund melalui pembelian (Product) RED iPhone baru yang indah ini," tukas Dugan.

Seperti yang kita ketahui bersama, (RED) adalah organisasi nirlaba yang membantu mencegah penularan virus HIV di berbagai negara, memiliki tugas penting di antaranya menyediakan akses ke dalam program penyelamatan HIV/AIDS di sub-Sahara Afrika, dan merupakan rumah bagi lebih dari dua pertiga populasi positif HIVdi dunia.

Oleh karena itu, seluruh uang yang digalang (RED) ini akan langsung disalurkan ke dana Global Fund HIV/AIDS yang menyediakan program pengujian, konseling, pengobatan, dan pencegahan dengan fokus khusus dalam menghilangkan penularan virus dari ibu ke bayi di Sahara Afrika.


Baca juga: Penemuan Terbaru, Layar Smartphone Anti Retak

Berdasarkan tujuan di atas, iPhone 7 dan iPhone 7 RED Special Edition memiliki keunikan berupa bagian punggung yang dilabur warna merah. Varian warna ini dipilih dalam rangka kerja sama dengan (RED), lembaga amal untuk pendanaan riset AIDS dan penyakit lain yang telah dijalaskan di atas.

Laman tekno.kompas.com menyebutkan bahwa saat ini, kedua perangkat tersebut sudah muncul dibeberapa situs ritel online Erafone dengan promo berupa gratis cicilan 1 bulan selama periode 12-31 Mei 2017, melalui pemakaian kartu kredit tertentu.

iPhone 7 dan iPhone 7 RED Special Edition ini tersedia dalam pilihan kapasitas memori internal 128 GB dan 256 GB. Saat ini lewat Erajaya, iPhone 7 dan iPhone 7 RED Special Edition dibanderol dengan harga tak berbeda dibanding iPhone 7 dan iPhone 7 Plus reguler.

Di luar laburan warna, spesifikasi lain dari iPhone 7 dan iPhone 7 RED Special Edition inijuga identik dengan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus reguler. Tentunya dengan harga yang berbeda. Berikut daftar harga terbaru dari kedua model handphone Apple ini:

iPhone 7 RED Special Edition
Rp 13,7 juta (128 GB)
Rp 15,6 juta (256 GB)

iPhone 7 Plus RED Special Edition
Rp 15,9 juta (128 GB)
Rp 17,7 juta (256 GB)


sumber: tekno.kompas.com
Read more