Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Saturday, August 12, 2017

Mohamed Salah Ungkapkan Kegembiraannya Bermain Bersama Liverpool

Menjalani laga awal musim di Liga Inggris kali ini, Mohamed Salah ungkapkan kegembiraannya bermain bersama Liverpool. Ia merasa sangat bahagia setelah bisa bermain di Liverpool. Betapa tidak, dulu di saat remaja Salah terbilang sangat menggandrungi tim ini. Menurutnya, di saat remaja ia sering memainkan Liverpool di game PlayStation.
Mohamed Salah bermain untuk Liverpool (Foto: INT)
Pemain internasional asal Mesir ini di boyong Liverpool dari klub lamanya AS Roma. Transfer kali ini sepertinya memang diidamkan oleh Salah, ini adalah kesempatan keduanya bermain di Premier League setelah beberapa tahun lalu sempat membela Chelsea. Hal ini juga menjadi wujud dari impian pemain 25 tahun ini di masa lalu.

"Ini merupakan sebuah klub hebat. Sedari kecil dulu saya punya impian bermain di sini pada suatu hari," kata Mohamed Salah.

Salah menambahkan bahwa dirinya sempat berpikir untuk bertahan di klub lamanya AS Roma. Namun ia tidak bisa menolak keinginannya mewujudkan impian masa kecilnya bermain bersama Liverpool.

"Ketika saya memiliki peluang untuk bergabung, saya sempat berpikir apa lebih baik bertahan di Roma atau pindah ke sini, tapi ketika masih kecil saya punya impian ke sini sehingga pun saya memutuskan untuk kembali ke Inggris," ujarnya.


Uniknya, menurut Salah, dirinya sering bermain Play Station dan selalu menjadikan Liverpool sebagian pilihan favorit saat bermain.

"Dulu itu saya akan memainkan Liverpool di PlayStation sehingga saya gembira bisa berada di sini sekarang. Saya waktu itu memainkan tim Liverpool berisikan Steven Gerrard, Sami Hyypia, dan Jamie Carragher. Saya suka timnya dan cara mereka bermain saat itu. Usia saya waktu itu masih tujuh atau delapan tahun, jadi saya bermain game untuk bersenang-senang saja," tambahnya.

Debut Salah di Liga Inggris bersama Liverpool di musim ini kemungkinan besar akan dimulai saat Liverpool bertandang ke Watford hari ini, Sabtu (12/8/2017). Hal itu bisa terjadi, jika ia dimasukkan dalam daftar pemain untuk pertandingan LIverpool kali ini. Bagi Salah, Liga Inggris adalah liga yang memiliki tensi tinggi, sehingga membuatnya terpacu untuk membuktikan kemampuannya agar lebih baik lagi.

"Saya senantiasa berusaha mencari dimana bisa lebih baik lagi. Di sini Anda merasakan emosinya dan semua orang ingin memenangi sesuatu, karena kotanya, karena suporternya," tandasnya.

Menurut Salah, saat ini pihak Liverpool sangat mendukung keberadaannya di Liverpool, sehingga dirinya ingin membuktikan bahwa dirinya bisa membantu tim berjuluk "The Red" ini.

"Semua orang ikut gembira untuk saya dan saya bisa merasakannya bahkan di laga friendly. Saya amat gembira di sini dan ingin membantu tim, juga antusias tampil di laga-laga Premier League dan saya pikir kami bisa memenangi sesuatu musim ini," tutupnya.

Sumber: detik.com
Read more

Wednesday, August 9, 2017

Manchester United Segera Siapkan Kontrak Baru Untuk Ibrahimovic

Di tengah nasib karirnya yang saat ini sedang simpang siur, Zlatan Ibrahimovic dikabarkan mulai membicarakan kontrak baru dengan Manchester United. Hal ini sesuai laporan dari Sky Sports Rabu (2017/08/09), diketahui Manchester United Segera Siapkan Kontrak Baru Untuk Ibrahimovic.

Memang, saat ini Zlatan Ibrahimovic sedang dalam posisi bebas tanpa klub sejak kontraknya tidak diperpanjang oleh Manchester United akhir musim lalu. Kebugaran menjadi alasan utama mengapa Red Devils enggan untuk membuat proposal baru saat itu.
Manchester United Segera Siapkan Kontrak Baru Untuk Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic (Foto: INT)
Zlatan Ibrahimovic diketahui menderita cedera ligamen lutut pada bulan April tahun 2017 lalu dan diperkirakan menerima perawatan sampai Januari 2018 mendatang.

Baca juga: Unik! Jersey Terbaru Tim Sepakbola Liga Inggris Ini Diyakini Mampu Menipu Lawan


Meskipun tanpa kontrak baru, Zlatan Ibrahimovic saat ini masih menjalani rehabilitasi pusat pelatihan cedera di Manchester United. Hingga hari ini, Ibrahimovic juga telah menunjukkan kemajuan positif dan diharapkan pulih lebih cepat dari yang diharapkan.
Perkembangan yang meyakinkan ini membuat Manchester United tidak berpikir dua kali untuk mengembalikan Zlatan Ibrahimovic. Jose Mourinho juga menyambut baik niat manajemen klub ini.
"Kami memiliki alasan untuk menunggu Ibrahimovic. Mengapa tidak? Ini adalah pemain bagus yang memberi kami banyak hal-hal positif," kata Mourinho beberapa waktu lalu.
Bagi para pendukung MU yang juga fans Ibrahimovic, kabar ini tentunya menjadi kabar baik untuk terus mendukung club yang sedang haus juara yang satu ini.

Sumber: Sky Sports
Read more

Sunday, July 9, 2017

Unik! Jersey Terbaru Tim Sepakbola Liga Inggris Ini Diyakini Mampu Menipu Lawan

Sepak bola profesional di Eropa khususnya Britania Raya, saat ini memang menjadi kiblat bagi sepakbola di daratan benua lain. Hal ini didasarkan pada kualitas permainan dan terobosan-terobosan klub yang berkompetisi di Liga ini. Seperti yang di perlihatkan tim sepakbola Wycombe Wanderers dari League Two. Jersey terbaru tim Sepakbola Liga Inggris ini selain dengan tampilan unik juga diyakini mampu menipu lawan.
Unik! Jersey Terbaru Tim Sepakbola Liga Inggris Ini Mampu Tipu Lawan
Tampilan Kostum Kiper Wycombe Wanderers. Foto: Twitter
Tim ini melakukan inovasi unik terhadap kostum penjaga gawang untuk musim 2017-2018 mendatang. Lewat media sosial Twitter, Wycombe Wanderers merilis dua seragam terbarunya. Hal uniknya terletak pada desain khusus di kostum kiper milik tim yang saat ini masih berada di kasta keempat Liga Inggris . Mereka menyebutkan bahwa kostum tersebut mampu menipu pandangan pemain lawan.

Baca juga: Unik, Spanduk Tolak Wenger Dikibarkan Saat Demonstrasi Anti Trump

Jersey pertama memiliki warna dasar kuning dan di bagian depan terdapat motif abstrak multiwarna.Adapun kostum kedua bercorak biru langit. Desain seragam ini diyakini mampu menciptakan ilusi di mata pemain rival.

"Ada banyak penelitian di balik kostum kiper. Warna cerah dan pola tertentu bisa membuat kiper terlihat lebih besar di gawang," kata Barry Richardson yang sebagai pelatih Wycombe.

Musim 2016-2017 lalu, Wycombe hanya mampu finis di peringkat kesembilan. Hingga musim ini, Wybcome tercatat belum pernah menjadi juara di kompetisi ini. Wajar saja mereka begitu berharap menjadi juara dengan berbagai cara, termasuk dengan inovasi unik di atas.


"Kami berharap desain ini efektif di lapangan dan juga popular bagi fan," tambah Richardson.

Ilusi Optik Dalam Seragam Kiper Wycombe
Secara teoritis, teknik yang ditampilkan dalam seragam kiper tim Wycombe di atas merupakan bagian dari ilusi optik, yaitu ilusi yang terjadi karena kesalahan penangkapan mata manusia. Ada anggapan konvensional bahwa ada ilusi yang bersifat fisiologis dan ada ilusi yang bersifat kognitif. Ada banyak contoh gambar-gambar ilusi yang menjadi objek penelitian di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Salah satu contohnya, adalah ilusi dincing cafe berikut.


Unik! Jersey Terbaru Tim Sepakbola Liga Inggris Ini Mampu Tipu Lawan
Contoh ilusi optik dinding cafe. Foto: id.wikipedia.org
Lalu, mampukah terobosan di atas memperbaiki posisi Wycombe di musim mendatang? Kita tunggu saja di akhir musim mendatang.
Read more

Tuesday, June 13, 2017

Unik, Spanduk Tolak Wenger Dikibarkan Saat Demonstrasi Anti Trump

Kejadian unik dimana spanduk tolak wenger dikibarkan saat demonstrasi anti Trump ini terjadi (20/01/2017) silam. Saat itu, beberapa kelompok warga di London turun ke jalan melampiaskan kemarahan mereka pada pemimpin yang dianggap egomaniak yang haus kekuasaan dan tidak sadar yang tidak terlihat sesuai dengan skala pekerjaan yang dia temukan. Ribuan orang berbaris melintasi London dan bagian lain Inggris melawan undangan Theresa May kepada pemimpin Republik, yang sempat diperdebatkan di parlemen Inggris (19/01/2017). Demonstrasi tersebut sekaligus aksi protes dan perlawanan massa terhadap Donald Trump, presiden Amerika Serikat.

Seorang fans Arsenal berpartisipasi dalam aksi demonstrasi saat kunjungan kenegaraan presiden AS di Inggris saat itu. Uniknya, ia justru mengibarkan sebuah spanduk anti-Arsene Wenger di tengah kerumunan pengunjuk rasa anti Trump.
Unik, Spanduk Tolak Wenger Dikibarkan Saat Demonstrasi Anti Trump
Aksi Demonstrasi Anti Trump dan Spanduk Tolak Wenger (Foto: thesun.co.uk)
Dalam kejadian tersebut, jelas fans Arsenal sekaligus ingin menyampaikan pendapat mereka mengenai posisi Wenger di klub Arsenal yang musim ini berakhir tanpa gelar. Memang, Arsene Wenger, pelatih berkewarganegaraan Prancis ini telah berada di Arsenal selama lebih dari 20 tahun. Sehingga banyak fans yang menganggap Wenger sudah cukup lama melatih dan tidak mampu mengubah nasib tim. Hal ini, menjadi bahan olok-olokan bagi fans Arsenal kontra Wenger. Menurut mereka, Wenger lebih kejam dari pada Trump, sebab ia bisa bertahan lebih lama dari pada Trump yang baru menjadi presiden lebih dari sebulan.
Memang saat itu, Fans Arsenal sempat terbelah saat masa depan Arsene Wenger masih jadi tanda tanya. Sebagian menginginkan perubahan dan merasa era Wenger sudah seharusnya diakhiri. Namun, ada juga yang masih percaya bahwa Wenger masih merupakan pilihan terbaik.

Wenger Perpanjang Kontrak

Semua teka-teki soal masa depan Wenger itupun akhirnya terjawab pada (31/5/2017). Fans yang menginginkan manajer baru harus melupakan obsesinya untuk tidak melihat Wenger lagi di kursi pelatih musim ini. Hal ini lantaran Wenger kembali perpanjang kontrak dengan Arsenal, tim asal London ini memberi Wenger kontrak baru berdurasi dua tahun.

Pasca kesepakatan perpanjangan kontrak ini, Wenger pun berharap mulai dari sekarang fans Arsenal harus kompak mendukung tim dan tak lagi membahas dirinya. 
"Pesan untuk fans adalah bantulah klub. Mari bersama-sama dukung para pemain kita, dukung klub, dan berikan yang terbaik agar berada di level yang kita inginkan," pungkas Wenger.
Pria berusia 67 tahun itu yakin Arsenal bisa naik level meskipun dipastikan absen di Liga Champions musim depan.
"Kami bisa naik ke level berikutnya, saya yakin akan hal itu, dengan yakin kepada cara main yang kami inginkan dan mendukung pemain-pemain yang sudah kami miliki," ungkapnya.
Menurut Wenger, semua pihak termasuk fans 'The Gunners' harus mendukung caranya untuk mengembangkan tim.
"Tentu saja kami akan berusaha untuk memperkuat skuat kami agar lebih tangguh pada musim depan, tapi kami ingin yakin kepada cara main yang kami inginkan. Kami ingin mendukung cara main ini bersama-sama," kata Wenger.
Dengan keputusan manejemen tim ini, fans mau tidak mau harus menerima kembali Wenger melatih Arsenal. Seperti halnya masyarakat Inggris yang terpaksa harus menerima kenyataan bahwa Trump terpilih secara demokratis di negara adidaya Amerika Serikat.

Sumber: metro.co.uk
Read more

Friday, June 9, 2017

Ingin Dapatkan Ballon d'Or, Harry Kane Jadikan Cristiano Ronaldo Sosok Panutan

Menjadi pemain terbaik dunia memang menjadi obsesi semua pemain sepak bola profesional yang ada di jaga raya ini. Tak terkecuali bagi sosok Harry Kane. Ujung tombak Spurs ini mengungkapkan obsesinya yang ingin dapatkan Ballon d'Or sebagai ajang penghargaan pemain terbaik dunia. Tetapi menurut Kane, ia harus memulai usahanya itu dengan memulai memenangkan trofi besar bersama klub dan negara yang dibelanya. Selain itu, Cristian Ronaldo menurutnya saat ini menjadi sosok panutan untuk menggapai harapan besar itu. Dirinya mengatakan ingin meniru mentalitas permainan Cristiano Ronaldo yang sangat besar.
Ingin Dapatkan Ballon d'Or, Harry Kane Jadikan Cristiano Ronaldo Sosok Panutan
Harry Kane saat Menerima Premier League Golden Boot (Foto: LAURENCE GRIFFITHS/GETTY IMAGES)
Bahkan, saat menjelang Kualifikasi Piala Dunia Inggris melawan Skotlandia, Harry Kane secara blak-blakan mengatakan bahwa bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo adalah sosok panutan. Dia berharap bisa meniru penampilannya dalam setiap ajang besar sepak bola.
"Anda bisa melihat dia di setiap pertandingan, pertandingan di final, di semifinal," ungkap Harry Kane.
Saat ini, dalam data statistik terakhir di liga Inggris,Kane mencetak 29 gol dalam 30 penampilan untuk Tottenham Hotspur. Dengan capaian ini, dia berharap bisa memenangkan Ballon d'Or seperti Ronaldo.
"Siapa yang tidak ingin memenangkan piala emas besar itu? Ini pasti sesuatu yang ingin saya lakukan, "kata Kane
Namun menurut Kane, tim yang dibelanya harus mulai tampil di turnamen besar
"Melakukan itu, Anda harus memenangkan turnamen besar, untuk klub dan negara. Ronaldo memenangkan Euro dan Liga Champions... sama halnya (Lionel) Messi dalam situasi yang sama"
Bagi Kane, untuk mendapatkan penghargaan pemain terbaik tersebut bukan semata menjadi urusan pribadi tetapi menjadi bagian yang harus dicapai oleh timnya.
"Untuk melakukan itu, bukan hanya individu, saya pikir ini adalah bagian dari tim, juga memenangkan piala tim. Mudah-mudahan apa yang bisa kita lakukan di Tottenham" tambah Kane.
Memang, saat ini Kane mampu mendapatkan prestasi individu yang cukup membanggakan. Dirinya berhasil meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Premier Inggris, walaupun harus mengakhiri liga di bangku cadangan akibat cedera. Timnya sendiri, Tottenham Hotspurs mengakhiri musim sebagai runner-up di bawah Chelsea. Ini adalah raihan kedua berturut-turut spurs setelah musim lalu (2016-2016) menyelesaikan runner-up di bawah Leicester City.

Selain di Club, saat ini Harry Kane tampil sebagai andalan di lini depan tim nasional Inggris. Hal itu terlihat saat pelatih The Three Lions, Gareth Southgate, memercayakan kapten Inggris kepada Kane setelah Rooney tidak bisa bermain pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Skotlandia, Sabtu (10/6/2017).

Baca juga: Nasib Barca dan Real Madrid Ditentukan di Pekan Terkahir La Liga

Meski baru mengantongi 17 caps di tim nasional, Kane dengan percaya diri mengungkapkan bahwa dirinya pantas menjadi suksesor Rooney sebagai skippers The Three Lions.
"Saya menilai diri saya sendiri sebagai sosok pemimpin di tim. Saya berharap bisa punya jabatan secara resmi. Walau saya masih 23 tahun, Inggris punya banyak pemain lebih muda dan saya akrab dengan mereka semua," Ungkap Kane.
Menurut Kane, dia tidak akan kesulitan membangun relasi dengan para kompatriotnya di tim nasional.
"Saya punya hubungan baik dengan para pemain, baik yang lebih muda maupun yang lebih tua. Di Inggris juga ada beberapa pemain Tottenham Hotspur yang biasa bermain dan berlatih dengan saya. Kami kenal baik di lapangan maupun di luar lapangan," katanya.
Pencapaian Harry Kane di atas seolah menjadi angin segar bagi para fans, bahwa bukan tidak mungkin seorang Harry Kane bisa menggantikan Cristian Ronaldo mengangkat tropy Ballon d'Or di masa mendatang.

Read more

Sunday, May 21, 2017

Ternyata, Inilah Penyebab Valentino Rossi Gagal Finish di Atas Sirkuit Le Mans

Seri kelima MotoGP di sirkuit Le mans Perancis (21/5/2017) menyajikan pertarungan sengit bagi para punggawa MotoGP sekaligus menjadi drama paling menyedihkan bagi fans Rossi di Musim kali ini. Betapa tidak, mantan juara dunia ini gagal finish karena terjatuh di  terakhir. Inilah ulasan hasil balapan MotoGP dan penyebab Valentino Rossi gagal finish di atas Sirkuit Le Mans kali ini.

Rekan satu tim Rossi, Vinales berhasil mengangkat tropi setelah .melewati duel sengit dengan Rossi di lap-lap krusial. Memulai dari posisi pertama, Vinales sempat disusul Zarco di awal lomba. Vinales mengambil alih pimpinan lomba pada lap ketujuh, dan di lap ke-25, giliran Rossi yang menyalipnya. 

Ternyata, Inilah Penyebab Valentino Rossi Gagal Finish di Atas Sirkuit Le Mans
Pembalap dunia MotoGP Valentino Rossi terjatuh saat menjalani balap di sirkuit Le Mans (Foto: INT)
Namun nasib naas menimpa 'The Doctor', di lap terakhir ia kehilangan keseimbangan menikung kanan di tiga tikungan finish, kondisi ini membuatnya menggerakan badan sebagai reflek dan akhirnya terjatuh dan gagal finish.

Momen ini membuat peraih gelar juara dunia terbanyak di MotoGP ini tak mampu menahan tangisnya. Bukan karena jatuh, tapi sakit hati lantaran meratapi juara di depan mata hilang di tiga tikungan terakhir jelang finish. 

Bila diperhatikan dalam tayangan ulang via Youtube, Rossi terjatuh setelah tangan kanannya yang pegang gas dengan otomatis menarik gas lebih besar dan membuat roda belakangnya spin. Memang, Rossi berhasil membangunkan motor dari gravel, tapi mesin tidak bisa hidup lagi. Terlihat, kejadian ini membuatnya tak mampu menahan kesedihannya.

Kesalahan paling mendasar bagi Rossi adalah di last lap di tikungan sebelum dia jatuh motornya telah melebar akibat menunda pengereman. Dalam penjelasan di laman maniakmotor.com, rem sudah ditunda akan terjadi pengereman keras. Di saat, posisi motor sudah tepat di racing line ini membuat Rossi disalip oleh Vinales.

Alasan lain yang membuat Rossi terjatuh adalah alasan tekanan mental, antara membela juara atau cukup runner up. Hal ini terlihat ketika Rossi mampu memecahkan rekor fastest lap di empat lap sebelum finish. Tapi nasib berkata lain, ternyata fastest lapnya ditajamkan lagi oleh Vinales.

Dalam laman ridertua.com sebelum seri MotoGP di sirkuit Le Mans ini digelar, Rossi memang sempat angkat bicara soal kondisi Motor yang ditungganginya.

"Aturan ban sudah ditetapkan di MotoGP dan sulit untuk tidak setuju, walau tidak perlu menanggapi hal ini secara negatif, karena sebenarnya memang demikian  Dengan pemasok ban tunggal pabrikan berkewajiban untuk membangun motor sesuai dengan(karakter) ban tapi Michelin berperilaku berbeda dari trek ke trek dan ini mengubah keseimbangan motor" ungkap Rossi.

Read more

Friday, May 19, 2017

Nasib Barca dan Real Madrid Ditentukan di Pekan Terkahir La Liga

Pekan terakhir La Liga mendatang diprediksi menjadi duel sengit sekaligus penentuan bagi dua tim raksasa spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Persaingan ketat pemuncak klasemen ini akan kembali menjadi drama di musim kali ini. Perebutan tahta tertinggi di negeri Matador ini memang selalu ditentukan di pekan terakhir. Terhitung sudah 35 kali La Liga memastikan Sang Juara di pekan terakhirnya. Begitu pun di musim ini, Nasib kedua tim Barca dan Real Madrid pada akhirnya ditentukan di pekan terkahir La Liga.

Nasib Barca dan Real Madrid Ditentukan di Pekan Terkahir La Liga
Lionel Messi (Barcelona) berduel dengan Marcelo (Real Madrid) dalam sebuah pertandingan el classico (Foto: INT)
Saat ini, pemuncak klasemen Liga Spanyol masih diduduki Real Madrid tapi masih memungkinkan untuk disalip rival abadinya Barcelona. Tim Catalan saat ini menempel di posisi dua dengan selisih tiga angka di bawah Los Blancos. Hasil ini membuat Los Blancos hanya butuh hasil seri di markas Malaga untuk mengunci gelar. Sedangkan Barca wajib menang dan menunggu Madrid di laga terakhir kali ini.

Nasib Barca dan Real Madrid Ditentukan di Pekan Terkahir La Liga


Dari 35 kali perebutan juara di pekan terakhir ini, terhitung enam kali kejutan dimana pemuncak klasemen di La Liga mampu bertahan hingga pekan terakhir, selanjutnya terpeleset dan gagal juara. Dari enam situasi tersebut, Barcelona tiga kali merasakan juara dengan menyalip tim pemuncak, dua di antaranya bersaing melawan Madrid.

Dimulai tahun 1991/1992, Barca menjadi juara di laga terakhir dengan menyalip Madrid. Kala itu, Madrid sebagai pemimpin klasemen kalah dari Tenerife, sedangkan Barca menang atas Athletic Bilbao.

Setahun kemudian, episode berulang. Barca kembali mencuri gelar juara dari Madrid di saat-saat terakhir. Madrid lagi-lagi kalah dari Tenerife, sementara Barca di tempat lain menang atas Real Sociedad.

Musim berikutnya (Tahun 1993/1994) Barca kembali membuat drama. Kali ini, tim Catalan menyalip Deportivo La Coruna di partai terakhir. Deportivo La Coruna menuai hasil imbang kontra Valencia, sedang Barca menang atas Sevilla.

Selain Barca, tiga tim lain yang menciptakan drama di pekan terakhir adalah Atletico Madrid di musim 1939/1940 saat bersaing dengan Sevilla, Valencia pada 1946/1947 yang menundukkan Bilbao, dan Bilbao sendiri membalasnya di musim 1982/1983 saat berduel dengan Madrid.

Selain drama yang kemungkinan terjadi di laga terakhir, pemuncak klasemen saat ini Real Madrid tengah terobsesi untuk mengawinkan gelar juara Liga Spanyol dengan Liga Champions. Ya, mereka hanya butuh melewati dua laga untuk mewujudkannya. Di liga, Los Blancos ada di pole position untuk mengangkat trofi dan di Liga Champions, Los Merengues juga berpeluang juara dan meraih gelar ke-duabelasnya. Minggu (4/6) mendatang, Real Madrid akan bertemu Juventus dalam final Liga Champions di Millenium Stadium, Cardiff.

Jika sukses memenangi dua laga terakhir itu, maka tim asuhan Zidane akan kembali mengulang sejarah kala mengawinkan trofi liga dengan Liga Champions pada musim 1957/1958 silam.

Inilah jadwal La Liga di pekan terakhir di musim 2016/2017 kali ini:

Sabtu, 20 Mei 2017
01:45 WIB Granada vs Espanyol
22:00 WIB Sporting Gijon vs Real Betis

Minggu, 21 Mei 2017
00:00 WIB Deportivo vs Las Palmas
00:00 WIB Leganes vs Alaves
02:00 WIB Sevilla vs Osasuna
21:45 WIB Atlético Madrid vs Athletic Bilbao
21:45 WIB Celta Vigo vs Real Sociedad
21:45 WIB Valencia vs Villarreal

Senin, 22 Mei 2017
01:00 WIB Málaga vs Real Madrid
01:00 WIB Barcelona vs Eibar

Sumber: sport.detik.com
Read more